A very bad service
Beberapa hari yang lalu saya sempat menjalani hari yang sangat buruk. Setelah pergi ke berbagai tempat bertemu dengan beberapa klien, akhirnya saya dan teman saya memutuskan untuk makan di mal saja dibandingkan harus kembali ke kantor dan menemukan bahwa makanan cateringnya sungguh sangat membosankan. Akhirnya kami memutuskan makan di mal di daerah Padjadjaran. Di sana kami memutuskan makan di food court saja supaya bisa sambil memperhatikan sana-sini, siapa tahu dapat inspirasi di hari yang sangat melelahkan itu. Lagi-lagi akhirnya kami memutuskan makan junk food saja dengan harapan harga yang reasonable untuk makanan yang yahh.. reasonable juga.. tapi ternyata tidak disangka-sangka walau ini kejadian yang sangat biasa sih.. seorang mbak melayani kami have a very bad attittude. Sebagai seorang front liner menjadi BT bukan alasan. Tepatnya kami nga tau sih kenapa dia berperilaku sangat jutek, sedang bad mood atau apa, tapi yang jelas dia bersifat sangat ketus dan apalagi tersenyum, jangan harap deh. Lalu saya sempet bertanya kepada teman saya, a bad attitude dari seorang waiter bisa berpengaruh nga ya terhadap kekuatan brand Mc* (ups..) ?!? ya kata dia bisa aja kalau kita orang terkenal dan menyebarluaskannya. Tapi setelah saya pikir-pikir tentu saja bisa, contohnya ya saya sendiri; selain pada dasarnya saya memang tidak suka makanan di sana, karena menurut saya masih ada junk food yang lain yang rasanya lebih cocok di lidah saya; sekarang saya tidak hanya tidak akan datang kesana karena makanannya tetapi karena image buruk yang sudah saya terima. Apabila ada 20 orang saja yang mbak itu layani dengan sikap seperti itu pada hari itu, maka ada 20 orang yang bersepsi buruk terhadap brand, lalu masing-masing akan curhat ke teman dekatnya minimal satu orang yang berarti 40 orang pada hari itu, dan apabila mbak itu bertugas masuk 20 hari pada bulan itu dan dia merasa masih in a bad mood brarti akan ada 800 orang yang bersepsi buruk terhadap brand tersebut. Dan lebih parahnya lagi apabila ada 20 waiter lainnya yang bersifat seperti mbak itu.. walah walah.. sudah menyebar ke mana-mana, itu baru kalau orang yang disikapi buruk hanya berbicara pada 1 orang saja, belum-belum kalau orang seperti saya yang menyebar-nyebar di blog sana sini.. hehe.. ya service memang penting, terlebih karena ia bersinggungan langsung dengan para customer yang memang.. sensitif.
Wednesday, April 18, 2007
About Me
- Name: creasionbrand
- Location: Bandung and Jakarta, West Java, Indonesia
Previous Posts
- Alkisah si aji mumpung…Dalam kategori tertentu sat...
- Kecantikan dan keseksian fungsi PRMungkin terkadan...
- Make It EasyAlbert Einstein seorang ilmuwan yang s...
- It is still era of Customer Satisfaction Stupid!!P...
- To create a great EMDengan begitu massalnya komuni...
- 4P vs 4CBanyak pendapat yang bilang bahwa 4P yang ...
- Rekayasa itu pentingPercaya nga percaya kita meman...
- Endoser EffectBanyak pihak yang mencerca iklan Ind...
- Just.. don't do it to your business!Berapa lama se...
- Jadi konglomerat di kolam cetekBeberapa kali serin...

0 Comments:
Post a Comment
<< Home